Firman Allah SWT

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah: "Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu, kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)." (Q.S. Ar-Ruum/30: 41-42)


Senin, 12 September 2011

MENJADIKAN SAMPAH SEBAGAI MEDIA SHODAQOH


Oleh: Miftahulhaq

Salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat dewasa ini yakni masalah sampah. Sampah tidak hanya menimbulkan dampak terhadap lingkungan fisik, tetapi juga berdampak pada lingkungan non fisik yaitu kehidupan sosial masyarakat. Kasus Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) misalnya, tidak hanya berdampak pada degradasi kualitas tanah dan air, tetapi juga menimbulkan konflik sosial antara warga dan pemerintah yang terkadang dapat mengakibatkan hilangnya jiwa manusia. Kompleksitas persoalan sampah inilah yang hingga kini menjadikan masalah pengelolaan sampah belum dapat terselesaikan secara baik.

ISU GENDER DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN

 Oleh: Ane Permatasari, SIP, MA

Manusia di dalam kehidupannya sangat  mengandalkan air, lahan, energi, keanekaragaman hayati dan ekosistem yang sehat untuk menjamin kelangsungan penghidupan mereka dan asset alam sangat penting untuk keluar dari kondisi pemiskinan.  Banyak isu lingkungan yang tadinya berdiri sendiri sebagai isu lingkungan seperti perubahan iklim dan bencana, sekarang bergeser menjadi isu pembangunan secara umum dan politik karena luasnya dampak yang ditimbulkan semakin masif dan mempengasruhi hampir semua sektor kehidupan.  Salah satu kelompok penerima dampak terbesar, jika kita bicara tentang lingkungan dan menurunnya fungsi layanan aset alam adalah perempuan.  Perempuan dan pembedaan peran perempuan dalam masyarakat di Indonesia membuat beban yang lebih bagi perempuan. Perempuan sering mengalami ketidakadilan akibat pembedaan gender tersebut.

CARA PANDANG ISLAM DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN

Oleh: Muhjidin Mawardi 

Kerusakan lingkungan yang terjadi baik dalam lingkup global maupun nasional, jika dicermati dengan seksama, sebenarnya berakar dari cara pandang manusia tentang kehidupan dan alam lingkungannya. Kerusakan lingkungan yang terjadi dewasa ini hanya bisa diatasi dengan merubah secara fundamental cara pandang dan mindset  manusia terhadap alam lingkungannya. Tindakan praktis dan teknis penyelamatan lingkungan dengan bantuan sain dan teknologi ternyata bukan merupakan solusi yang tepat. Yang dibutuhkan adalah perubahan perilaku dan gaya hidup yang bukan hanya orang perorang, akan tetapi harus menjadi semacam kesadaran dan budaya masyarakat secara luas. 

Minggu, 11 September 2011

AKSI HIJAU DI KANTOR DAN RUANG KERJA: Hemat Kertas, Air dan Listrik

Oleh: Muhjiddin Mawardi (Ketua MLH PP Muhammadiyah)

Sebelum bumi yang kita diami ini benar-benar memanas, mari kita sejukkan dan selamatkan bumi melalui tindakan hijau ( green actions) dari ruang kerja (kantor) kita. Sekecil apapun perilaku hijau kita, jika hal itu dilakukan konsisten dan oleh orang perorang dari penduduk negeri ini, maka akan mempunyai pengaruh dan dampak yang sangat besar bagi penyelamatan bumi.